Integritas seal (garis segel)
Lubang mikro, lipatan, produk terjepit di garis segel, atau segel tidak rata — dengan kamera thermal tepat setelah proses sealing, saat garis segel masih panas dan cacatnya tampak sebagai anomali suhu.
Cacat seal adalah cacat yang paling mahal di kemasan fleksibel: tidak terlihat saat keluar mesin, tapi bocor di rak toko. Kamera thermal melihatnya saat garis segel masih panas — sebelum kemasan masuk freezer atau karton.
Lubang mikro, lipatan, produk terjepit di garis segel, atau segel tidak rata — dengan kamera thermal tepat setelah proses sealing, saat garis segel masih panas dan cacatnya tampak sebagai anomali suhu.
Segel yang bergeser dari eyemark atau potongan yang tidak simetris — biasanya berarti registrasi film meleset dan seluruh batch berikutnya ikut salah.
Untuk tube dan sachet: eyemark terbaca, posisi benar, kemasan tidak terbalik sebelum disegel.
Kode inkjet/TTO pada film fleksibel dibaca dan diverifikasi — permukaan film mengkilap dan bergelombang membuat OCR konvensional sering gagal.
Cetakan film pudar, warna meleset, atau area kosong — diperiksa saat kemasan sudah diisi.
Pouch kempis atau menggembung tidak wajar sebagai indikasi bocor/isi kurang — pelengkap, bukan pengganti, uji kebocoran.
Sealing yang bocor jarang terlihat dengan mata atau kamera biasa, karena garis segel yang cacat sering tampak sama dengan yang bagus. Yang berbeda adalah panasnya.
Kamera memeriksa 100% kemasan secara non-destruktif, sebagai pelengkap uji kebocoran laboratorium yang biasanya hanya sampling. Prinsipnya dijelaskan di cara kerja kamera thermal untuk deteksi cacat sealing.

Kamera thermal dipasang tepat setelah sealer. Garis segel yang sempurna tampak sebagai pita panas yang rata; lubang mikro, lipatan, atau produk terjepit muncul sebagai titik dingin. Diperiksa sebelum kemasan masuk freezer — di mana cacat seal baru akan berakibat.

Tube yang miring atau terbalik saat masuk sealer menghasilkan segel di posisi salah dan cetakan terpotong. Kamera memverifikasi eyemark dan orientasi tiap tube sebelum disegel — tube yang salah ditolak lebih dulu.
Ada. Kamera thermal dipasang tepat setelah mesin sealer untuk memeriksa garis segel yang masih panas. Segel yang baik tampak sebagai pita panas yang rata, sedangkan lubang, lipatan, segel tidak menempel, atau produk terjepit tampak sebagai anomali suhu. Kemasan NG ditolak otomatis. Sistem ini memeriksa 100% kemasan tanpa merusaknya, sebagai pelengkap uji kebocoran laboratorium.
Cacat seal — lubang mikro, lipatan film, produk terjepit — hampir tidak terlihat oleh kamera biasa karena film transparan atau bercetak menyembunyikannya. Tepat setelah sealer, garis segel masih panas: seal yang sempurna tampak sebagai pita panas yang rata, sementara cacat muncul sebagai titik dingin atau pola tidak rata. Kamera thermal melihat ini dalam milidetik, sebelum kemasan dingin.
Sedekat mungkin — idealnya kurang dari satu detik setelah jaw sealer membuka, sebelum garis segel mendingin dan kontras suhunya hilang. Ini menentukan posisi pemasangan, dan kadang butuh penyesuaian kecil pada mesin kemas. Kami tentukan jaraknya saat survey.
Tidak sepenuhnya. Kamera thermal menangkap cacat seal saat terjadi, 100% unit, di lini — sesuatu yang leak test sampling tidak bisa. Tapi leak test tetap mendeteksi kebocoran mikro yang tidak tampak sebagai anomali suhu. Praktik terbaik: kamera thermal untuk 100% unit di lini, leak test sampling untuk validasi berkala.
Kirim beberapa kemasan — termasuk yang bocor. Kami uji dengan kamera thermal dan tunjukkan apakah cacatnya tampak sebelum kemasan dingin.