Dua jenis sensor, dua cara "melihat" objek
Saat menentukan spesifikasi kamera industri untuk kamera inspeksi di lini produksi, salah satu keputusan paling awal — dan paling sering salah diambil — adalah memilih antara sensor area scan dan line scan. Keduanya sama-sama kamera industri, sama-sama bisa disambungkan ke software inspeksi yang sama, tapi cara kerjanya menangkap gambar sangat berbeda — dan salah pilih di sini biasanya tidak bisa ditambal dengan pengaturan software.
Apa itu Area Scan Camera?
Area scan camera memakai sensor matriks dua dimensi — persis seperti kamera pada umumnya — yang menangkap seluruh bidang pandang dalam satu kali jepretan. Objek difoto utuh dalam satu frame, mirip cara mata manusia melihat sebuah pemandangan.
- Kelebihan: Setup lebih sederhana karena tidak memerlukan sinkronisasi kecepatan dengan pergerakan objek. Cocok untuk objek yang diam sesaat saat difoto (indexed conveyor) atau bergerak lambat. Satu kamera bisa menangkap seluruh bidang objek dalam sumbu X dan Y sekaligus, sehingga pengukuran dimensi dan verifikasi posisi lebih langsung dilakukan.
- Kekurangan: Untuk objek yang bergerak terus-menerus dengan kecepatan tinggi (continuous motion), diperlukan pemicu (trigger) yang presisi atau strobing lampu untuk menghindari gambar buram. Untuk permukaan yang sangat lebar atau berbentuk gulungan/lembaran panjang (web), satu kamera area scan tidak cukup menjangkau seluruh lebar tanpa distorsi di tepi bidang pandang.
Apa itu Line Scan Camera?
Line scan camera memakai sensor satu baris piksel (1D), bukan matriks. Gambar dibentuk baris demi baris seiring objek bergerak melewati kamera dengan kecepatan yang diketahui dan konsisten — biasanya disinkronkan dengan encoder pada conveyor atau motor penggerak. Setiap baris yang ditangkap disusun menjadi satu gambar utuh yang panjangnya mengikuti seberapa jauh objek bergerak.
- Kelebihan: Ideal untuk permukaan yang bergerak kontinu — gulungan kain, film plastik, lembaran logam, atau produk yang berputar seperti botol dan kaleng pada conveyor pemutar. Karena menangkap satu baris lurus, tidak ada distorsi perspektif di tepi bidang pandang seperti pada area scan, sehingga cocok untuk permukaan lebar dengan resolusi tinggi memakai satu kamera saja. Panjang gambar praktis tidak terbatas — mengikuti panjang objek yang lewat.
- Kekurangan: Wajib mengetahui kecepatan objek secara presisi dan konsisten — biasanya lewat encoder. Kecepatan yang berubah-ubah tanpa sinkronisasi membuat gambar memanjang atau memendek secara tidak akurat. Tidak bisa dipakai untuk objek yang diam atau posisinya acak, dan umumnya butuh pencahayaan garis (line lighting) yang lebih terkonsentrasi dibanding pencahayaan area scan biasa.
Ringkasan perbandingan
| Aspek | Area Scan | Line Scan |
|---|---|---|
| Bentuk sensor | Matriks 2D | Satu baris piksel (1D) |
| Kondisi objek | Diam atau bergerak lambat/indexed | Bergerak kontinu dengan kecepatan diketahui |
| Sinkronisasi | Trigger sederhana, tanpa encoder | Wajib encoder untuk kecepatan presisi |
| Cocok untuk | Deteksi cacat, verifikasi label, pengukuran dimensi per unit | Web/gulungan, permukaan lebar, objek berputar kontinu |
| Distorsi tepi bidang pandang | Ada, tergantung lensa dan sudut | Minimal, karena hanya menangkap garis lurus |
Pilihan di iRayple, Basler, dan HIKROBOT
Ketiga merek kamera industri yang kami sediakan menawarkan kedua tipe sensor ini, sehingga pilihan hardware tidak membatasi pendekatan yang bisa dipakai:
- iRayple menyediakan seri area scan dengan antarmuka GigE Vision, serta seri line scan dua sisi untuk aplikasi yang perlu memeriksa dua permukaan objek sekaligus dalam satu lintasan.
- Basler menawarkan ace 2 dan boost sebagai lini area scan andalan, serta racer 2 untuk kebutuhan line scan pada aplikasi berkecepatan tinggi.
- HIKROBOT memiliki lini area scan dan line scan tersendiri, dengan pemrosesan AI yang bisa diintegrasikan di level kamera untuk sebagian model.
Spesifikasi detail per model — resolusi, frame rate, dan line rate — berbeda-beda dan cepat berubah mengikuti generasi produk. Kami sarankan mengonfirmasi angka pastinya berdasarkan kebutuhan aplikasi Anda, bukan berpatokan pada brosur lama.
Kapan pakai yang mana — panduan cepat
- Pilih area scan kalau objek bisa berhenti sesaat saat difoto, atau bentuknya perlu diperiksa secara utuh dalam satu bidang X-Y — misalnya verifikasi label, deteksi kehadiran komponen, atau pengukuran dimensi produk diskrit.
- Pilih line scan kalau objeknya bergerak kontinu tanpa berhenti — gulungan bahan, lembaran, atau produk silinder yang diputar terus di depan kamera — terutama kalau permukaannya lebar dan butuh resolusi tinggi di seluruh lebarnya.
- Kalau tidak yakin, kirimkan video pendek cara objek Anda bergerak di lini produksi. Dari situ biasanya sudah cukup terlihat jenis sensor mana yang cocok, sebelum masuk ke pemilihan lensa dan pencahayaan.
Kirimkan sample produk dan video pergerakannya di lini Anda — kami bantu tentukan jenis sensor, kamera, dan konfigurasi yang tepat sebelum Anda memutuskan pembelian.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bisakah line scan camera dipakai untuk objek yang diam?
Tidak. Line scan camera hanya membentuk gambar saat ada pergerakan relatif antara objek dan kamera — tanpa pergerakan, sensor hanya menangkap satu baris piksel yang sama berulang-ulang, bukan gambar utuh. Untuk objek diam atau posisinya acak, area scan camera adalah pilihan yang tepat.
Apakah area scan camera bisa dipakai untuk conveyor yang bergerak terus tanpa berhenti?
Bisa, selama kecepatannya tidak terlalu tinggi dan dibantu trigger presisi atau strobing lampu untuk membekukan gerakan objek. Tapi untuk permukaan kontinu seperti gulungan bahan atau lembaran panjang, line scan tetap jauh lebih sesuai karena tidak dibatasi ukuran bidang pandang satu frame.
Kenapa line scan camera wajib pakai encoder?
Karena gambar line scan dibentuk baris demi baris berdasarkan seberapa jauh objek bergerak. Tanpa encoder yang mengukur kecepatan aktual, sistem tidak tahu kapan harus mengambil baris berikutnya — hasilnya gambar bisa memanjang saat objek melambat atau memendek saat objek dipercepat, membuat pengukuran dimensi jadi tidak akurat.
Apakah iRayple, Basler, dan HIKROBOT semuanya punya line scan camera?
Ya, ketiganya menyediakan lini area scan maupun line scan, jadi pemilihan sensor tidak membatasi pilihan merek. Yang membedakan biasanya ada di ekosistem software dan struktur harga masing-masing merek, bukan ketersediaan tipe sensornya.