Benda asing padat
Kaca, batu, tulang, plastik keras, dan karet — kontaminan yang tidak bisa ditangkap metal detector karena bukan logam.
Untuk kontaminan yang tidak bisa ditangkap metal detector — kaca, batu, tulang, atau kemasan berlapis aluminium yang membuat metal detector tidak bisa dipakai sama sekali. Kami sediakan lewat sourcing principal Viking, dan sampaikan di awal soal perizinan BAPETEN yang menyertainya — bukan sesuatu yang boleh terlewat.
Kaca, batu, tulang, plastik keras, dan karet — kontaminan yang tidak bisa ditangkap metal detector karena bukan logam.
X-ray membaca kepadatan material, sehingga stainless steel yang sulit bagi metal detector tetap terlihat jelas di citra X-ray.
Level isi, komponen hilang dalam kemasan multi-item, dan kemasan kosong — dari satu citra yang sama dengan pemeriksaan kontaminan.
Kemasan penyok, cacat seal yang tersembunyi di balik label, atau produk pecah di dalam kemasan tertutup — semua tanpa membuka kemasan.
X-ray bukan "metal detector versi lebih canggih" — keduanya alat berbeda untuk masalah berbeda. Sebagian besar pabrik pangan sudah cukup dengan metal detector; X-ray dipilih untuk kasus spesifik di bawah ini.
Metal detector tidak bisa dipakai pada kemasan berlapis aluminium (sinyalnya tertutup foil). X-ray tidak terpengaruh — ini alasan paling umum pabrik beralih ke X-ray.
Kaca, batu, dan tulang lolos dari metal detector tapi tertangkap X-ray.
Harga unit, kebutuhan ruang, dan biaya perizinan radiasi jauh lebih tinggi daripada metal detector.
Sebagai alat sumber radiasi pengion, instalasi X-ray inspection di Indonesia tunduk pada perizinan BAPETEN — bukan sekadar membeli dan memasang.
Karena memakai sumber radiasi pengion, instalasi X-ray inspection di Indonesia memerlukan izin dari BAPETEN — mencakup izin pemanfaatan alat, penunjukan petugas proteksi radiasi, dan pemeriksaan berkala. Proses ini butuh waktu dan dokumen di luar pengadaan alatnya sendiri. Kami sampaikan gambaran prosesnya saat konsultasi awal, supaya rencana pemasangan Anda realistis soal jadwal — bukan hal yang baru diketahui setelah alat datang.
Pada lini yang butuh kepastian tinggi (ekspor, farmasi, produk bayi), ketiganya kadang dipasang berurutan: X-ray untuk kontaminan non-logam dan kelengkapan kemasan, metal detector sebagai lapisan kedua untuk logam, checkweigher untuk memastikan berat isi sesuai klaim. Tidak semua lini butuh ketiganya — kami bantu tentukan kombinasi yang sesuai standar dan anggaran Anda.
Tiga kondisi yang paling sering jadi alasan: kemasan berlapis aluminium foil (metal detector tidak bisa dipakai sama sekali), kontaminan yang dicari bukan logam (kaca, batu, tulang, plastik keras), atau butuh sekaligus memeriksa isi kurang/kemasan tidak lengkap dalam satu alat. Kalau kontaminan yang jadi perhatian hanya logam dan kemasannya bukan foil, metal detector biasanya sudah cukup dan jauh lebih murah.
Ya. X-ray inspection memakai sumber radiasi pengion, sehingga tunduk pada regulasi BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) — mencakup izin pemanfaatan, sertifikasi operator, dan pemeriksaan berkala. Ini bukan sekadar dokumen administratif; instalasi dan penempatan unit juga mengikuti persyaratan keselamatan radiasi. Kami sampaikan ini di awal supaya perencanaan pengadaan Anda realistis soal waktu dan proses perizinannya, bukan sesuatu yang terlewat.
Unit X-ray inspection industri (bukan X-ray untuk sterilisasi/iradiasi) memakai dosis sangat rendah yang dirancang khusus untuk pencitraan, dengan pelindung (shielding) yang membuat radiasi tidak bocor keluar mesin dan tidak meninggalkan residu pada produk. Ini berbeda dari mesin iradiasi makanan yang tujuannya memang mengubah produk. Standar keselamatan dan verifikasinya diatur dalam ketentuan BAPETEN.
Kami menyediakan mesin inspeksi X-ray melalui jalur sourcing dari principal Viking — brand yang sama dengan metal detector dan checkweigher yang sudah kami suplai. Spesifikasi model, ukuran terowongan, dan harga kami sampaikan setelah mengetahui produk dan kebutuhan Anda, karena unitnya dipilih dan dikonfigurasi per aplikasi, bukan dijual sebagai barang stok.
Ceritakan produk, jenis kemasan, dan kontaminan yang jadi perhatian. Kami sampaikan apakah X-ray memang yang paling tepat — atau metal detector sudah cukup — sebelum membicarakan spesifikasi dan harga.