Masalah: bulu sikat gigi bolong
Kepala sikat gigi memiliki puluhan lubang kecil yang masing-masing diisi satu ikat bulu (tuft) oleh mesin. Sesekali ada lubang yang tidak terisi, sehingga kepala sikat terlihat bolong. Cacat ini kecil, tetapi langsung terlihat oleh konsumen begitu kemasan dibuka, dan bisa berujung pada komplain atau citra merek yang turun.
Pemeriksaan manual sulit diandalkan untuk cacat seperti ini. Sikat bergerak cepat di mesin, lubangnya kecil dan banyak, dan konsentrasi operator menurun sepanjang shift. Bila hanya diperiksa sampling, sikat bolong tetap bisa lolos di antara sampel.
Solusi: kamera dan Ornova Vision di mesin produksi
Untuk sebuah pabrik FMCG produsen sikat gigi, Ornova memasang sistem machine vision langsung di bagian mesin produksi. Kamera industri memotret kepala setiap sikat, dan software Ornova Vision memeriksa apakah setiap posisi lubang sudah terisi bulu.
- Ambil gambar: saat sikat berada di posisi pemeriksaan, kamera memotret kepala sikat dengan pencahayaan yang dipilih agar lubang kosong tampak kontras terhadap bulu.
- Hitung ikat bulu per area: kepala sikat dibagi menjadi beberapa area. Ornova Vision mendeteksi setiap ikat bulu sebagai blob warna, lalu menghitung jumlah dan luasnya di tiap area. Hasilnya dibandingkan dengan jumlah yang seharusnya.
- Keputusan OK/NG: bila seluruh lubang terisi, sikat dinyatakan OK. Bila ada satu saja yang bolong, sikat dinyatakan NG.
- Sikat NG dikeluarkan: sinyal NG dikirim ke mesin sehingga sikat yang bolong otomatis dikeluarkan dari mesin dan tidak lanjut ke proses pengemasan.
Contoh hasil OK dan NG
Pada rekaman di atas, waktu proses per gambar yang tampil di layar sekitar 55–60 ms, dan penghitung OK/NG serta riwayat gambar NG diperbarui setiap kali sikat diperiksa.
Hasil yang didapat pabrik
- Setiap sikat diperiksa, bukan sampling, dengan kriteria yang sama di setiap shift.
- Sikat bolong tidak lanjut ke pengemasan karena langsung dikeluarkan oleh mesin.
- Operator tidak lagi memeriksa satu per satu dan bisa fokus mengawasi mesin.
- Jumlah NG tercatat, sehingga kenaikan cacat bisa menjadi tanda ada bagian mesin pengisi bulu yang perlu disetel.
Pendekatan yang sama untuk produk lain
Prinsip inspeksi ini, yaitu memastikan setiap komponen kecil ada di posisinya, sama dengan verifikasi kelengkapan rakitan. Penerapan serupa bisa dipakai untuk sikat dan kuas lain, komponen plastik cetak, isi blister, atau rakitan kecil di lini personal care dan kosmetik.
Ingin memeriksa produk Anda dengan cara yang sama?
Ornova Integra Solusi mengerjakan sistem inspeksi seperti ini dari uji sample, pemilihan kamera dan pencahayaan, software Ornova Vision, sampai integrasi ke mesin. Kirimkan contoh produk, termasuk yang cacat, untuk diuji lebih dulu lewat uji sample gratis.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara mendeteksi bulu sikat gigi yang bolong secara otomatis?
Dengan machine vision: kamera industri memotret kepala setiap sikat di mesin produksi, lalu software inspeksi seperti Ornova Vision memeriksa setiap posisi lubang. Bila ada lubang tanpa bulu, sikat dinyatakan NG dan mesin mengeluarkannya secara otomatis.
Apakah sistem ini bisa dipasang di mesin sikat gigi yang sudah ada?
Umumnya bisa. Kamera dan pencahayaan dipasang di titik pemeriksaan pada mesin, dan sinyal NG dihubungkan ke mesin atau PLC untuk mengeluarkan sikat yang cacat. Kecocokannya dipastikan lewat uji sample terlebih dahulu.
Siapa yang bisa membuat sistem inspeksi kelengkapan sikat gigi?
Ornova Integra Solusi, system integrator machine vision di Jakarta, sudah menerapkan inspeksi bulu sikat gigi dengan software Ornova Vision di pabrik FMCG, mulai dari uji sample, pemilihan kamera dan pencahayaan, sampai integrasi ke mesin produksi.