Automation & Control

Cara Memilih Vacuum Lifter: 4 Data yang Harus Disiapkan Sebelum Membeli

Kenapa data ini penting sebelum membeli vacuum lifter

Vacuum lifter bukan barang satu ukuran untuk semua. Gripper, kapasitas, panjang tube, dan konstruksi pemasangannya dipilih dari kondisi beban dan area kerja Anda. Tanpa data yang lengkap, penawaran hanya bisa berupa perkiraan, dan risiko salah pilih tinggi: gripper tidak menempel pada karung, kapasitas kurang, atau lengan tidak menjangkau palet terjauh.

Berikut empat data utama yang selalu ditanyakan sebelum memilih vacuum lifter.

1. Produk apa yang akan diangkat

Ini data paling penting, karena menentukan jenis gripper (kepala hisap). Gripper bekerja dengan menahan udara, jadi bentuk dan permukaan beban sangat berpengaruh.

  • Jenis beban: karung kertas, sak plastik anyaman, kardus, drum, pail, panel, atau lainnya.
  • Permukaan: rata atau bergelombang, berpori atau tertutup, licin, berdebu, atau berminyak. Karung berpori dan sak anyaman membutuhkan gripper yang berbeda dari kardus.
  • Ukuran: panjang, lebar, dan tinggi kemasan, termasuk variasinya bila ada beberapa ukuran.
  • Kondisi khusus: area food grade, ruang bersih, beban panas, atau kemasan yang mudah sobek.

Cara paling cepat: kirim foto beban dari dekat dan dari jauh. Bila permukaannya meragukan, contoh fisik beban bisa diuji dengan gripper sebelum membeli.

2. Beban maksimum (max load)

Yang dihitung adalah berat terberat per sekali angkat, bukan berat rata-rata. Bila ada beberapa jenis beban, gunakan yang paling berat sebagai acuan.

  • Masukkan berat kemasan, bukan hanya isinya.
  • Perhitungkan kemungkinan beban lebih berat di masa depan, misalnya rencana ganti ukuran karung.
  • Bila satu gripper mengangkat lebih dari satu barang sekaligus, hitung total beratnya.

Kapasitas vacuum lifter dipilih di atas beban terberat ini. Margin yang tepat bergantung pada model dan jenis gripper, jadi pastikan angkanya bersama penyedia alat.

3. Tinggi angkat (lifting height)

Tinggi angkat adalah selisih antara titik ambil terendah dan titik taruh tertinggi. Contohnya:

  • Mengambil karung dari lantai atau palet lapisan paling bawah, lalu menaruhnya ke hopper mixer.
  • Mengambil kardus dari conveyor, lalu menumpuknya sampai lapisan tertinggi di palet.

Ukur juga tinggi plafon atau balok di area kerja. Vacuum lifter menggantung pada jib crane atau rel, sehingga ruang di atas titik taruh tertinggi harus cukup untuk konstruksi, tube, dan gripper.

4. Radius kerja (working radius / panjang lengan)

Radius kerja adalah jarak dari titik pusat tiang jib crane ke titik ambil atau titik taruh terjauh. Angka ini menentukan panjang lengan jib crane yang dibutuhkan.

  • Gambar sketsa sederhana area kerja: posisi palet, conveyor, mixer, dan tempat tiang bisa dipasang.
  • Tandai titik yang paling jauh dari tiang. Itulah radius minimum yang dibutuhkan.
  • Perhatikan hambatan seperti kolom bangunan, mesin, atau jalur forklift di dalam area putar lengan.

Bila area kerjanya memanjang atau melayani beberapa titik berjauhan, sistem rel sering lebih cocok daripada satu jib crane dengan lengan sangat panjang. Bila titiknya berpindah-pindah, pertimbangkan alat angkat portable.

Data tambahan yang membantu

  • Frekuensi angkat: berapa kali per menit atau per jam. Ini memengaruhi pilihan model dan pompa vakum.
  • Sumber daya: ketersediaan listrik di area kerja.
  • Lantai dan struktur: apakah tiang jib crane bisa dipasang di lantai, atau perlu dipasang di dinding atau struktur atas.

Contoh isian kebutuhan vacuum lifter

DataContoh isian
Produk yang diangkatKarung kertas tepung, permukaan berpori, 80 × 50 × 15 cm
Beban maksimumKarung terberat beserta kemasannya, dalam kg
Tinggi angkatDari palet lapisan bawah ke mulut hopper mixer, dalam cm
Radius kerjaJarak dari tiang ke palet terjauh, dalam meter
FrekuensiJumlah karung per jam

Tabel di atas hanya contoh format. Isi dengan angka dari lokasi Anda sendiri, lalu sertakan foto beban dan area kerja.

Konsultasi pemilihan vacuum lifter dengan Ornova

Ornova Integra Solusi menyediakan vacuum lifter dan trolley angkat Herolift untuk pabrik dan gudang di Indonesia. Kirimkan keempat data di atas beserta foto beban dan area kerja, dan kami bantu pilihkan kapasitas, gripper, serta cara pemasangannya. Untuk gambaran jenis alat lain, baca juga jenis alat bantu angkat barang berat di pabrik.

Pertanyaan yang sering diajukan

Data apa saja yang dibutuhkan untuk memilih vacuum lifter?

Empat data utama: jenis produk yang diangkat (termasuk permukaan dan ukurannya), beban maksimum per sekali angkat, tinggi angkat dari titik ambil terendah ke titik taruh tertinggi, dan radius kerja atau panjang lengan jib crane. Data tambahan yang membantu adalah frekuensi angkat, sumber listrik, dan kondisi lantai atau struktur.

Bagaimana cara mengukur radius kerja vacuum lifter?

Tentukan posisi tiang jib crane, lalu ukur jarak dari titik pusat tiang ke titik ambil atau titik taruh yang paling jauh. Jarak itulah radius minimum, dan menentukan panjang lengan yang dibutuhkan. Bila area kerja memanjang, sistem rel bisa lebih cocok.

Kenapa jenis beban paling menentukan?

Karena jenis dan permukaan beban menentukan gripper. Karung kertas berpori, sak plastik anyaman, kardus, dan drum membutuhkan gripper yang berbeda agar beban tertahan dengan aman.

Siapa yang bisa membantu memilih vacuum lifter yang tepat?

Ornova Integra Solusi di Jakarta menyediakan vacuum lifter dan trolley angkat Herolift, dan membantu memilih kapasitas, gripper, serta cara pemasangannya berdasarkan data beban dan foto area kerja Anda.

⚙️

Ditulis oleh Tim Application Engineer Ornova

Tim engineer PT Ornova Integra Solusi berpengalaman dalam integrasi sistem machine vision industri (iRayple), inspeksi kamera thermal, Deep Learning Vision AI, serta pemantauan energi (EMS Weidmüller) dan integrasi PLC Siemens & Allen-Bradley.

Butuh Solusi Otomasi Berbasis Teknologi Ini?

Diskusikan spesifikasi teknis dan jadwalkan uji coba sampel produk Anda bersama tim teknis Ornova.